Jl. Raya Talangsuko No. 210, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang 8.00-13.00
Agustus 4, 2026

Dorong Ekonomi Desa, Mahasiswa MMD UB Dampingi Legalitas dan Digitalisasi UMKM Talangsuko

Dorong Ekonomi Desa, Mahasiswa MMD UB Dampingi Legalitas dan Digitalisasi UMKM Talangsuko
Berita Desa · Desa Talangsuko

TALANGSUKO, MALANG – Program kerja pemberdayaan UMKM yang diinisiasi oleh Mahasiswa Membangun Desa (MMD) Kelompok 11 Universitas Brawijaya (UB) dilaksanakan di Desa Talangsuko, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang, sebagai upaya meningkatkan legalitas usaha dan kesiapan digital para pelaku UMKM setempat.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu (19/07/2026) dan diikuti oleh pelaku UMKM Desa Talangsuko yang antusias mengikuti seluruh rangkaian pendampingan. Program ini mencakup tiga fokus utama, yaitu pendampingan pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB), pendaftaran dan optimalisasi Google Business Profile (GBP), serta pendampingan pendaftaran dan implementasi Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS), dengan masing-masing fokus menyasar 15 pelaku UMKM.

Pada sesi pendampingan NIB yang ditanggung jawabi oleh Mega Fitri Setiawati, mahasiswa memberikan sosialisasi mengenai pentingnya legalitas usaha serta mendampingi pelaku UMKM dalam proses pendaftaran melalui sistem Online Single Submission (OSS) hingga NIB berhasil diterbitkan.

Sejalan dengan itu, program DIGI-UMKM Talangsuko yang ditanggung jawabi oleh Imam Baihaqi berfokus pada pendampingan pembuatan dan optimalisasi Google Business Profile, mulai dari registrasi akun, pengisian informasi usaha, penambahan foto, hingga pengaturan lokasi usaha agar lebih mudah ditemukan melalui Google Search dan Google Maps.

Sementara itu, pendampingan QRIS yang ditanggung jawabi oleh Fidelia Shakira memberikan edukasi mengenai manfaat transaksi non-tunai serta mendampingi pelaku UMKM dalam proses pendaftaran hingga QRIS aktif dan siap digunakan di tempat usaha masing-masing.

Selama kegiatan berlangsung, para pelaku UMKM tampak antusias mengikuti setiap tahapan pendampingan, mulai dari pengisian data hingga simulasi penggunaan layanan digital. Interaksi aktif antara mahasiswa dan pelaku usaha menciptakan suasana pendampingan yang komunikatif dan tepat sasaran.

“Kami berharap melalui pendampingan ini, pelaku UMKM Desa Talangsuko dapat memiliki legalitas usaha yang jelas serta mampu memanfaatkan teknologi digital untuk memperluas pemasaran dan meningkatkan daya saing usahanya,” ujar salah satu penanggung jawab program dalam penyampaian kegiatan.

Melalui program ini, diharapkan pelaku UMKM Desa Talangsuko dapat naik kelas melalui legalitas usaha yang resmi, profil digital yang optimal, serta kemudahan transaksi non-tunai. Program ini juga menjadi langkah nyata mahasiswa MMD Kelompok 11 UB dalam mendukung penguatan ekonomi lokal dan transformasi digital di Desa Talangsuko.